
Tuhan menghendaki kesehatan yang holistik – sehat jasmani, jiwa dan roh (3 Yoh. 1:2). Ironis, banyak orang baik meninggal di usia muda atau tampan, tidak selingkuh tetapi kena stroke. Untuk itu kita harus memerhatikan 4M, yakni:
· Makan minum dengan benar
· Melakukan olah raga teratur
· Menjaga tidur dan istirahat berkualitas
· Mengelola stres sedemikian rupa
Ilustrasi: pintu mobil ada empat buah, yang satu tidak dapat dibuka padahal sudah diisi bensin. Ternyata masalahnya bukan kurang bensin tetapi berkarat. Jadi 4 M ini harus dilakukan dengan baik, jangan mengabaikan salah satu dari mereka.
Kita berdoa agar Tuhan memperpanjang hidup kita tetapi pola makan kita justru sering mengurangi umur yang kita doakan. Sama seperti sepeda motor berisi bensin tetapi diisi minyak tawon walau berdoa dalam Nama Yesus, motor itu tetap mogok sampai akhir zaman. Pelayanan Yesus selama 3 ½ tahun sangat efektif karena pola makan-Nya sehat. Jangan hanya pintar rohani tetapi menderita diabetes hingga diamputasi! Kita harus efektif dipakai Tuhan seumur hidup dengan tubuh sehat tidak berpenyakitan. Ia sanggup menyembuhkan penyakit kronis yang diderita oleh perempuan pendarahan selama 12 tahun juga penyakit akut hampir mati yang diderita oleh anaknya Yairus.
Tuhan merancang tubuh, makanan juga cara kita makan. Ilustrasi: berbicara tentang rancangan, kalau sepeda motor Kawasaki bermasalah, jangan pernah dibawa ke service Honda karena Honda bukan penciptanya; kalau kita, anak Tuhan, ‘sakit”, kita harus kembali kepada Sang Firman.
Original design
Sebenarnya ketika hikmat Firman bertemu dengan ilmu pengetahuan yang benar, kesehatan bukan lagi sekadar harapan melainkan buah dari kehidupan yang selaras dengan rancangan Sang Pencipta.
Tubuh manusia berisi ginjal, jantung, paru-paru dst. Ketika membahas manusia kita harus melihat Penciptanya. Buktinya, sebelum manusia membuat pola makan, Tuhan sudah lebih dahulu merancangnya. Jadi kalau sakit karena salah makan, jangan diulangi lagi kalau sudah disembuhkan oleh Tuhan; sama seperti Yesus mengampuni perempuan berzina dan mengingatkan agar tidak berbuat dosa lagi. Masalahnya, orang mengonsumsi makanan/minuman sehat tetapi tidak sembuh karena tidak mengenal Penciptanya. Sebaliknya, gereja juga tidak sembuh karena hanya mengenal Sang Pencipta tetapi tidak mengonsumsi makanan/minuman sehat bagaikan iman tanpa perbuatan adalah sia-sia. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan (Mat. 23:23).
Ketika membahas manusia, kita harus membahas Penciptanya. Misal: kita melihat mobil Alphard yang keren, kita memuji pencipta mobil tersebut. Bayangkan jantung kita berdetak 1 menit 90 kali tanpa baterai! Kita juga harus mengoptimalkan pemakaian Tuhan atas hidup kita dengan tubuh sehat entah berumur panjang atau pendek tetapi dapat melewatinya dengan baik. Jangan sakit parah baru mau makan pola sehat!
Optimal life
Tubuh manusia tersusun dari pelbagai komponen penting yang salling bekerja sama menjaga kehidupan. Komposisinya antara lain:
· ± 60% air
· ± 16 % protein
· ± 18 % lemak
· ± 5 % mineral
· ± 1 % karbohidrat
Tubuh yang sehat adalah hasil dari pola hidup yang seimbang, makanan bergizi, olahraga teratur dan istirahat yang cukup. Jadi apa yang kita makan hari ini menentukan kualitas hidup kita esok hari.
Time line bible nutrition
Ada sekumpulan orang yang benar dan salah makan, yakni:
- Adam salah makan. Dosa pertama bukan selingkuh tetapi salah makan.
- Nuh hebat tetapi mabuk sampai telanjang. Dosa kedua salah minum.
- Esau menukar keselamatan dengan kacang merah; kita menukar kesembuhan diabetes dengan soda gembira.
- Musa dibenci banyak orang karena mengajari tidak boleh makan ini dan itu.
- Imam Eli obesitas dan mati terkena serangan jantung.
- Elia makan daging dan roti.
- Daniel makan sayur (mengandung antioksidan) dan sehat karena puasa.
- Yesus makan ikan dan roti (gandum). Ia adalah Pencipta roti dan ikan. Ingat, semua yang jelek berasal dari Iblis dan yang baik dari Tuhan.
- Strategi ular dari dahulu sampai sekarang tetap sama yakni mau menyesatkan pikiran kita (2 Kor. 11:3). Oleh sebab itu pikiran kita harus diperbarui di dalam Yesus. Bila pikiran berubah – keyakinan berubah – keputusan berubah – masa depan berubah. Jadi peperangan terbesar dimulai dari pikiran (Rm. 12:2). Ketika cara pikir diperbarui oleh Firman, hidup kita akan mengikui arah yang baru.
- Sudahkah kita menerapkan pola makan sehat???
Mineral mayor dan minor serta perannya dalam tubuh
Tanah mengandung semua bahan baku yang diperlukan oleh tubuh, seperti nitrogen, kalsium, kalium dll. Tuhan membentuk manusia dari debu tanah yang tanahnya mengandung mineral mayor (Ca, P, Mg, Na, K, Cl) yang dibutuhkan dalam jumlah besar setiap hari dan mineral minor yang dibutuhkan dalam jumlah kecil namun vital.
Allah menciptakan segala tumbuh-tumbuhan berbiji di seluruh bumi untuk menjadi makanan kita (Kej. 1:29a, 29c). Bagaimana proses mineral masuk ke tumbuh-tumbuhan? Tanah masuk ke akar – daun yang terkena fotosintesis dari sinar matahari menghasilkan klorofil yang mengeluarkan vitamin. Tuhan tidak menciptakan vitamin secara langsung tetapi lewat fotosintesis. Dengan kata lain vitamin adalah ciptaan ketika dikelola sedangkan mineral adalah ciptaan dari awal. Itu sebabnya bayi boleh kehilangan makanan tetapi kalau kurang air akan mati. Dengan memakan sayur, Adam-Hawa (juga kita) seperti memakan tanah tanpa makan tanahnya. Tuhan telah menyediakan bahan bakunya dan kita tidak boleh rewel makan sayur setiap hari.
Tuhan juga menciptakan pohon-pohonan yang buahnya berbiji untuk dimakan (Kej. 1:29b, 29c). Buah mengandung zat-zat yang ada di tanah. Buah pada musimnya mencegah penyakit pada musim itu. Contoh: minum air kelapa yang nutrisinya membunuh virus atau penyakit di tempat itu.
Functional food and building food
Pola makan Nuh dan keluarganya sama dengan Adam tetapi setelah banjir di-upgrade – segala yang bergerak dan yang hidup (Kej. 9:3) dan makan sayur (Kej. 1:30). Contoh: sapi binatang memamah biak, berkaki empat dan makan rumput; ayam makan biji-bijian dan cacing tanah; ikan laut maupun ikan tawar makan ganggang. Daging hewan-hewan ini sehat untuk dikonsumsi.
Prinsip original design
« Makanan yang berasal dari ciptaan Tuhan semakin tidak berisiko.
« Semakin dekat dengan bentuk aslinya semakin baik.
« Manusia makan untuk hidup bukan hidup untuk makan.
Fungsional food and building food
Tubuh tidak dibentuk oleh apa yang sesekali kita makan tetapi oleh apa yang kita pilih berulang kali setiap hari. Setiap suapan adalah sebuah keputusan biologis – ia sedang membangun sel, hormon, otot, otak, dan masa depan kesehatan kita atau malah pelan-pelan merusaknya tanpa kita sadari.
Rasul Paulus mengemukakan 3 pilar, yakni, “Jadi, baik kamu makan atau minum ataupun melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” (1 Kor. 10:31)
Alkitab memaparkan begitu detail berkaitan dengan makan, minum, kegiatan (pelayanan) yang semuanya harus bertujuan memuliakan Allah. Misal: kita diare berat hingga ke UGD gara-gara salah makan, apakah ini memuliakan Tuhan?
Lebih lanjut Paulus mengatakan, “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi tidak semua berguna.” (1 Kor. 10:23a)
Mata Tuhan melihat segala yang kita perbuat. Hawa berdosa memetik buah dengan tangannya sendiri, bukan ular yang memetik dan memberikannya kepada Hawa. Ular tidak bersalah, dia hanya “menggosip”. Makanan/minuman apa yang kita suapkan ke mulut kita? Apakah fungsional food dan building food yang berguna bagi tubuh kita?
Apa itu functional food?
· Mengurangi peradangan (anti-inflamasi)
· Meningkatkan sistem imun
· Menyehatkan mikrobiota usus
· Menjaga gula darah stabil
· Meningkatkan sensitivitas insulin
· Melindungi jantung
· Menjaga kesehatan otak
· Memperbaiki fungsi pembuluh darah
Sementara building food membangun struktur tubuh; yang dibangun ialah: otot, kulit, tulang, tendon, hormon, enzim, antibodi, rambut, kuku, sel darah, membran sel.
Case study: two men, two outcomes – one finished strong, one finished weak
Tuhan tidak hanya peduli bagaimana kita memulai kehidupan tetapi juga bagaimana kita mengakhirinya. Akhir hidup sering kali mencerminkan kebiasaan hidup yang dibangun selama puluhan tahun. Setiap pilihan yang kita buat hari ini sedang menulis laporan kesehatan kita di masa depan. Usia panjang bukanlah kemenangan jika dijalani dalam kelemahan yang seharusnya dapat dicegah.
Bagaimana kondisi terakhir anak Tuhan yang mengatur/tidak mengatur makan-minum? Imam Eli dan Musa sama-sama hamba Tuhan tetapi sisa hidupnya beda.
Musa
- Berumur 120 tahun ketika mati. Matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang (Ul. 34:7) → sehat optimal
- Menulis hukum Taurat dan memberikannya kepada para imam → produktif
- Naik dari dataran Moab ke gunung Nebo…Tuhan memperlihatkan seluruh negeri kepadanya (Ul. 34:1) → mandiri
Imam Eli
- Ketika disebutnya Tabut Tuhan itu, jatuhlah Eli telentang dari kursi di sebelah pintu gerbang, batang lehernya patah (ostephorosis) dan ia mati (serangan jantung) sebab telah tua (tidak optimal) dan gemuk orangnya (obesitas) → 1 Samuel 4:15,18
Memang kita bebas memilih tetapi tidak akan pernah terbebas dari konsekuensinya (Kol. 3:25). Apa yang telah dilakukan oleh Imam Eli?
- Dia membiarkan anak-anaknya menyalahgunakan kurban terutama bagian lemak yang seharusnya untuk Tuhan (1 Sam. 2:12, 16-17).
- Dia menggemukkan diri dengan bagian terbaik dari setiap kurban Israel umat Tuhan (1 Sam. 2:29).
Kesimpulan: Musa menyelesaikan perlombaan dengan kuat, setia dan dipakai Tuhan hingga akhir. Dia menyelesaikannya dengan kondisi fisik kuat (mata tajam, tenaga tidak hilang) karena menjaga pola hidup (sederhana, taat, banyak berpuasa), pola makan-minum (Manna sumber energi utama dominan karbohidrat dan burung puyuh sumber protein hewani) dan beraktivitas sampai di usia tua (tidak dipapah). Beda dengan Imam Eli yang mengakhiri hidup dalam kelemahan dan kematian menyedihkan karena tidak teratur menjaga pola hidup (tidak menegur anak-anaknya yang tamak dan rakus), tidak menjaga pola makan, kondisi fisiknya lemah (tua, gemuk, leher rapuh hingga patah, pasif karena kegemukan). Ilustrasi: membeli sepeda motor Honda sama, merk dan tahun serta dari toko yang sama, hasilnya dapat beda jika yang satu diisi bensin sedang yang lainnya minyak tanah.
(bersambung)